3. Tujuan Aqiqah, Menghidupkan Sunnah Rasulullah SAW (pexels.com)

Tujuan Aqiqah, Menghidupkan Sunnah Rasulullah SAW

Tujuan Aqiqah – Aqiqah merupakan salah satu bentuk ibadah kita kepada Allah SWT. Tujuan aqiqah ini sangatlah mulia, maka bagi orang yang mampu hendaknya untuk melaksanakannya.

Aqiqah sendiri merupakan ibadah yang kita laksanakan sebagai ungkapan rasa syukur kita kepada Allah atas kelahiran seorang anak, baik itu anak laki-laki maupun anak perempuan. Hukum dari aqiqah adalah sunnah muakkad, yakni yakni ibadah yang dianjurkan untuk kita laksanakan.

Ketahui 5 Tujuan Mulia Aqiqah

Segala macam bentuk ibadah yang Allah syariatkan, tentu saja memiliki tujuan yang sangat baik. Begitu pula dengan pelaksanaan aqiqah ini.

Sama seperti ibadah lainnya, aqiqah memiliki banyak tujuan mulia, berikut ini adalah beberapa di antaranya.

  1. Meningkatkan Ibadah Kita Kepada Allah SWT

Tujuan utama yakni untuk meningkatkan ibadah kita kepada Allah SWT. Pada serangkaian acara aqiqah biasanya disertai dengan pembacaan Al Quran 30 juz atau pembacaan Yasin maupun tahlil, doa-doa, dan lain sebagainya.

Hal inilah yang kemudian menjadikan aqiqah sebagai upaya kita meningkatkan ibadah kita kepada Allah SW. Selain itu, juga menjadi bentuk kecintaan kita terhadap Allah SWT.

Baca juga : Mengenal Hari Keluarga dan Melaksanakan Aqiqah Keluarga Indonesia

  1. Menghidupkan Sunnah Rasulullah SAW

Tujuan aqiqah selanjutnya yakni untuk menghidupkan sunnah Rasulullah SAW. Dengan kita melaksanakan sunnah Rasulullah SAW, sudah barang tentu kita akan mendapatkan banyak pahala.

Hal ini juga menjadi cerminan bagi kita atas kecintaan kita terhadap agama Allah, Islam. Selain itu, melaksanakan aqiqah ini juga menjadi bentuk keteladanan kita kepada Nabi Ibrahim AS.  Ketika Allah SWT menembus putra Nabi Ibrahim tercintanya, yakni Nabi Ismail AS.

  1. Sebagai Perwujudan Rasa Gembira dalam Melaksanakan Syariat Islam

Aqiqah juga sebagai perwujudan rasa gembira kita dalam melaksanakan syariat Islam. Aqiqah merupakan tebusan bagi anak untuk memberikan syafaat kepada kedua orang tuanya nanti saat di akhirat.

Kemudian, aqiqah juga bisa menjadi perwujudan rasa gembira kita akan bertambahnya keturunan mukmin, di mana semakin memperbanyak umat Rasulullah SAW kelak di hari kiamat.

Baca juga : Aqiqah Adalah Menyembelih Hewan Ternak, Kenali Hukum dan Syaratnya

  1. Melindungi Anak dari Gangguan Setan

Tujuan dari aqiqah lainnya yakni untuk melindungi anak dari gangguan setan. Dalam aqiqah, mengandung unsur perlindungan dari setan yang bisa saja mengganggu anak yang terlahir. Hal ini sesuai dengan makna dari sebuah hadits, bahwasanya setiap anak itu tergadai dengan aqiqahnya.

  1. Meningkatkan Rasa Persaudaraan dan Kekeluargaan Sesama Muslim

Aqiqah juga dapat meningkatkan rasa persaudaraan dan kekeluargaan sesama muslim. Hal ini terlihat dari upaya kita saat membagikan daging aqiqah tersebut ke sanak saudara dan tetangga. Dengan begitu, rasa cinta dan solidaritas sesama muslim dapat semakin terikat erat.

Tujuan aqiqah ini juga sebagai bentuk atau upaya kita untuk menghapuskan gejala kemiskinan yang terjadi dalam masyarakat. Pasalnya, kita dapat menyedekahkan daging aqiqah tersebut kepada para fakir miskin.

Wiaam Rifqi Abror

yang dapat menggapainya adalah si bodo yang terus berjalan

Recent Post