Selamat datang di wiaamrifqi.com

Rumah Makan Ibu Murni Yang Viral Karena Pelayanannya Bintang Lima!

rumah makan ibu murni

Rumah makan Ibu Murni adalah sebuah tempat makan yang baru-baru ini mencuri perhatian banyak orang di Indonesia.

Dengan pelayanannya yang luar biasa dan kualitas makanan yang tak tertandingi, restoran ini telah menjadi viral dan di kenal sebagai tempat yang memberikan pelayanan bintang lima kepada para pelanggannya.

Viralnya rumah makan ini berawal dari seorang warganet yang mengabadikan pengalamannya makan di sana, lalu di unggah ke akun TikTok pribadinya. Dan kini videonya telah ditonton oleh lebih dari 1 juta orang.

“Pedagang teramah seumur hidup! Hotel bintang 7 mah kalah,” jelas @nomaddelia pada unggahan video tersebut. Dalam videonya, terlihat bahwa ia hendak membayar makanan namun di ajak untuk berbincang-bincang dengan asyik oleh sang penjual nasi.

Rumah makan yang sederhana ini terletak di tepi Jalan Kiara Condong, Batununggal, Bandung, dekat perempatan traffic light.

Baca Juga: Menumbuhkan Mindset Inovatif dalam Berbisnis

rumah makan ibu murni

RM Ibu Murni berdiri sejak 28 tahun lalu

Ternyata, warung nasi ini telah di operasikan sejak 28 tahun yang lalu dan di kelola oleh dua bersaudara yakni, Sopiyan dan Aa’ Gondrong.

Dengan resep masakan rumahan sang ibu sebagai bekalnya, reputasi yang sangat baik berhasil di bangun oleh Sopiyan hingga saat ini.

Terdapat panggilan khusus sang kakak yang tiba-tiba menjadi viral, yaitu Aa’ Gondrong, karena belasan tahun yang lalu ia melayani pembeli dengan rambutnya yang gondrong.

Ia mengaku bahwa dulunya banyak sekali mahasiswa dari Urinus, Stisi yang langganan ke rumah makan itu. Karena mahasiswa itulah, ia dipanggil dengan Aa’ Gondrong.

Namun, karena kini beliau telah berumur 51 tahun dan rambutnya telah dipotong, masih banyak orang yang tetap memanggilnya Aa’ Gondrong.

Bukan hanya keramahan yang di tawarkan. Mereka seperti tidak takut mengalami kerugian, refill minuman dan nasi di berikan tanpa ragu oleh keduanya. Harga lauknya juga tidak terlalu mahal, sebanding dengan harga warung nasi biasa di kisaran Rp 3.000-35.000.

Dijelaskan dari beranda.co.id bahwa menu makanan di warung ini tetap sama sejak puluhan tahun yang lalu. Ayam bakar, ayam goreng crispy, dan bebek goreng menjadi menu andalan. Dan yang pasti rasanya tak perlu di ragukan lagi.

Mereka bercerita bahwa sejak dulu warung ini tidak pernah sepi pelanggan. Bahkan di jelaskan lebih lagi bahwa RM Ibu Murni ini telah menjadi langganan Pengadilan Negeri Bandung dan beberapa selebriti terkenal seperti Almarhum Deddy Dores, Almarhum Aa Jimmy, dan sebagainya.

Namun mereka mengaku bahwa tidak berani mengambil foto dengan para selebriti itu karena mereka takut menggagu kenyamanan pelanggannya. Memang benar-benar terbukti bahwa pelayanan warung nasi ini tidak kalah dengan hotel bintang 7.

Baca Juga: Sumber Karbo Sehat untuk Diet, Bobot Turun Tanpa Menyiksa

Daya Pikat Selera Musik 70’an ke Bawah

Yang menarik lagi, di RM Ibu Murni, setiap siang lagu-lagu era ’40-’60 di putar. Dinding warung juga di hiasi dengan poster-poster The Beatles.

Diketahui bahwa Aa’ Gondrong adalah seorang kolektor dan penggemar musik Barat. Ia mempunyai berbagai fisik CD asli dari musik era 70’an ke bawah. Kebanyakan lagu yang di putar di warung ini menggunakan mp3.

Diceritakan juga bahwa pengaturan volume musik yang di putar, tidak terlalu keras karena Ia takut bahwa ada yang tidak menyukainya atau merasa terganggu.

Jika Anda berbincang tentang musik jaman dulu dengan Aa’ Gondrong, dia akan dengan senang hati menjelaskan dengan panjang lebar tentang kecintaannya pada musik Barat.

“Tapi memang selama ini belum ada yang tidak menyukainya dan meminta agar volume di matikan. Bahkan, banyak yang meminta agar volumenya di perbesar. Menurut Om, musik Barat era ’70 ke bawah memiliki keanggunan tersendiri,” ucapnya.

Dengan pelayanan yang istimewa, kualitas makanan yang tak tertandingi, dan daya tarik yang unik dari segi musik, membuat rumah makan Ibu Murni ini telah berhasil menciptakan pengalaman makan yang luar biasa bagi pelanggan mereka.